Skip to main content

Penyuluhan dan Sikat Gigi di Desa Long Nawang Perbatasan RI-Malaysia


Semangat anak-anak perbatasan ini menunjukan kepada kita betapa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk tetap belajar. 

Menuju sekolah dengan berjalan kaki, dan dengan alas kaki seadanya, tidak menyurutkan semangat mereka untuk menimba ilmu. Melewati jalan sempit, berlumpur.. tidak sedikit pula yang harus menyeberang sungai. Tidak ada gengsi dalam hati mereka, tidak ada yang berlomba menenteng barang mewah ke sekolah.  Semua begitu sederhana dan polos selayaknya anak-anak semasanya.

Embun pagi yang dingin pun menjadi selimut selama meniti jalan ke sekolah. Tak sempat sarapan.. Orang tua mereka pagi-pagi sudah berangkat ke ladang yang jauh ditengah hutan, sehingga tidak sempat menyiapkan sarapan untuk anaknya.

Bersama Puskesmas Long Nawang, kami memberikan penyuluhan kepada mereka betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Dengan segala tantangan lintas jalur transportasi di darat dan sungai.. dengan kendaraan bermotor hingga perahu kecil (ketinting), bukanlah hal bermakna yang mampu menghalangi niat kami petugas kesehatan perbatasan.




Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Gigi Impaksi : Apa, Mengapa dan Bagaimana ?

Gigi impaksi merupakan gigi dengan kondisi tertanam sebagian ataupun total, dapat terjadi pada semua jenis gigi mulai gigi seri (insicive) , taring (caninus) , geraham kecil (premolar) maupun geraham (molar) baik rahang atas maupun rahang bawah. Namun, kasus yang sering kita kenal dan jumpai adalah impaksi pada gigi molar ke-3 (gigi geraham bungsu). Gigi bungsu biasanya tumbuh pada masa usia "age of wisdom" yaitu 15-25 tahun, sehingga gigi bungsu dan gigi impaksi (geraham belakang) dalam bahasa Inggri biasa disebut dengan wisdom teeth.   Manifestasi infeksi yang dapat terjadi pada gigi impaksi rahang bawah. Proses pembentukan benih gigi bungsu diawali sebelum usia 12 tahun dan pertumbuhannya berakhir pada usia sekitar 25 tahun. Pada usia tersebut gigi bungsu akan terbentuk sempurna. Secara garis besar pertumbuhan gigi bungsu berlangsung, sebagai berikut: Anatomi dan pertumbuhan gigi bungsu.  Pada usia 12tahun, sebagian mahkota benih gigi bungsu mulai terbe...

Case Report : Cosmetic-Esthetic Dentistry with Frenectomy and Veneer

Frenulum adalah lipatan mukosa yang berisi jaringan ikat/otot yang menghubungkan bagian dari tubuh. Frenulum pada rongga mulut dapat ditemukan pada daerah bawah lidah (frenulum lingualis) , bibir (frenulum labialis) , dan pipi bagian dalam (frenulum bucalis) .  Frenulum labialis superior Jika tinggi, akan menyebabkan central diastema/midline diastema, pada pasien yang menggunakan gigi palsu tipe full denture juga akan mempengaruhi retensi gigi palsunya jika menagemennya tidak tepat Frenulum bucalis Jika tinggi, akan mempengaruhi retensi gigi palsu jika managemennya tidak tepat Frenulum Lingualis Jika frenulum ini "pendek" (gambar sisi kanan) akan mempengaruhi fungsi bicara karena lidah "terikat" dan tidak bisa bergerak bebas, dan dapat juga mempengaruhi retensi gigi palsu pada pasien yang menggunakannya jika managemennya tidak tepat Saat ini, kita akan membahas kasus frenulum labialis yang umum kita jumpai.  Pada frenulum labiaslis su...

Sekedar Cerita Sore : Perubahan Mindset itu Terjadi Sejak....

Cerita pasien hari ini menggelitik saya untuk bercerita tentang menjadi DOKTER GIGI . Yaa..  dokter gigi bukan melulu tentang cabut gigi dan buat gigi palsu atau tambal. Dokter gigi adalah sebuah profesi yang akan membantu anda dalam permasalahan gigi dan mulut. Semua permasalahan yang ada di dalam mulut, baik jaringan keras seperti tulang dan gigi hingga jaringan lunak seperti mukosa pipi bagian, lidah, bibir, gusi, hingga langit-langit . Seorang dokter gigi menempuh pendidikan selama 5 tahun, yaitu 4 tahun untuk sarjana dan ditambah 1 tahun untuk profesi dokter gigi. Menjadi seorang dokter gigi tidak sulit, tapi tidak mudah juga. Selain bermodal otak , seorang mahasiswa kedokteran gigi juga harus memiliki skill keterampilan (terutama mengukir dan menggambar), tidak boleh buta warna dan harus jago komunikasi .  Jika sabar dan telaten termasuk dalam kriteria, maka sabar dan telaten saya masukan sebagai syarat menjadi mahasiswa dokter gigi.. hehehe.. ...